MalakaTech Kunjungi Pondok Pesantren MTI Tabek Gadang: Ajak Santri Berpartisipasi dalam Lomba Website Nasional
Tabek Gadang, 20 Agustus 2025 — Dalam rangka memperkuat literasi digital di lingkungan pendidikan berbasis pesantren, MalakaTech.com, sebuah startup teknologi edukasi, melakukan kunjungan resmi ke Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Tabek Gadang. Kunjungan ini bertujuan untuk menyerahkan proposal dan mensosialisasikan program Lomba Website Tingkat Nasional yang diadakan oleh MalakaTech.
Tim MalakaTech disambut hangat oleh pimpinan pondok, guru, dan staf pengajar MTI Tabek Gadang. Dalam pertemuan tersebut, pihak MalakaTech mempresentasikan secara langsung konsep lomba, termasuk tujuan utama kegiatan ini: membuka ruang bagi para santri untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan di bidang teknologi digital.
“Kami percaya bahwa santri juga punya potensi besar dalam dunia digital. Lomba ini kami rancang sebagai wadah bagi mereka untuk belajar, berkarya, dan menunjukkan bahwa pesantren pun siap bersaing di era teknologi,” ujar perwakilan dari MalakaTech.
Proposal lomba yang diserahkan berisi informasi lengkap mengenai teknis perlombaan, tema yang diangkat, tahapan seleksi, kriteria penilaian, serta hadiah yang akan diberikan kepada para pemenang. Selain itu, MalakaTech juga membuka kesempatan bagi sekolah atau pesantren yang ingin mengikuti program pendampingan dan pelatihan dasar pembuatan website.
Pimpinan Pondok Pesantren MTI Tabek Gadang menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, serta menyatakan bahwa pihak pondok siap memfasilitasi santri yang ingin ikut serta dalam kompetisi tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Santri bukan hanya harus unggul dalam ilmu agama, tapi juga mampu mengikuti perkembangan zaman, termasuk dalam dunia digital. Semoga kerja sama ini membawa manfaat bagi semua pihak,” ujar pimpinan pondok.
Dengan adanya kunjungan ini, MalakaTech berharap dapat mendorong keterlibatan aktif pesantren dalam dunia teknologi, serta melahirkan generasi santri yang melek digital, kreatif, dan inovatif.
